Sabtu, 06 Juli 2013

[Resensi] Sebelas Patriot

Patriot PSSI


Judul : Sebelas Patriot
Penulis : Andrea Hirata
Penerbit : Bentang Pustaka
Halaman : xii+112, 20,5
Tahun : 2011
Harga : Rp. 39.000
No. ISBN : 978-602-8811-52-1

Andrea Hirata, novelis Indonesia paling fenomenal, menghadirkan Sebelas Patriot sebagai novel ketujuhnya dalam bahasa Indonesia. Sebelas Patriot adalah kisah yang menggetarkan dan sangat inspiratif tentang cinta seorang anak, pengorbanan seorang Ayah, makna menjadi orang Indonesia, dan kegigihan menggapai mimpi-mimpi.

Sebagai novelis, Andrea Hirata membuat debut internasionalnya dengan menulis “Dry Season” yang menjadi karya fiksi terbaik dan termasuk 7 karya terpilih di antara banyak karya dari seluruh dunia untuk diterbitkan majalah Washington Square Review, New York University, edisi winter/spring 2011.


Novel-novel Andrea sebelumnya adalah Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Maryamah Karpov, Padang Bulan, dan Cinta di Dalam Gelas. Novel-novel tersebut telah diterjemahkan ke dalam 24 bahasa asing. Adaptasi dari novel-novel itu ke dalam bentuk film, drama musikal, dan koreografi telah pula mendapat sambutan secara luas dan beroleh banyak penghargaan internasional termasuk screening di Panorama Berlin International Film Festival. Bab pertama The Rainbow Troops (edisi internasional Laskar Pelangi) yang berjudul “Ten New Students” dipentaskan oleh CityDance Ensemble, Washington, D.C., di Amerika dan Eropa. The Rainbow Troops kembali akan difilmkan di Hollywood.

Novel kedelapan Andrea Hirata yang berjudul Two Trees ditulisnya dalam bahasa Inggris ketika ia mendapat beasiswa untuk belajar sastra di University of Iowa, USA, 2010. Setelah Sebelas Patriot ini, Two Trees akan segera diterbitkan dalam edisi bahasa Indonesia dengan judul Ayah. Pendistribusian edisi internasional novel-novel Andrea Hirata dikelola oleh Chaterine Anderson Literary Management, New York.

Novel Sebelas Patriot adalah karya yang unik karena untuk mendapatkan seluruh impresi secara utuh dari karya ini mesti pula mendengarkan tiga buah lagu yang lirik dan aransemen musiknya diciptakan Andrea Hirata. Lagu-lagu tersebut berjudul “PSSI Aku Datang”, “Sebelas Patriot”, dan “Sorak Indonesia”. Novel dan lagu-lagu tersebut adalah satu kesatuan karya. Novel ini dilengkapi dengan CD berisi tiga lagu tersebut. Andrea Hirata menyebut lagu-lagu itu sebagai puisi yang dinyanyikan dan semangat yang didendangkan. Pengalaman Andrea Hirata menciptakan lagu dimulai dengan menciptakan lagu “Cinta Gila” untuk soundtrack film berdasarkan novel keduanya, Sang Pemimpi. Lagu tersebut dipopulerkan oleh Band Ungu dan terpilih sebagai The Best Soundtrack pada Indonesia Movie Award 2009.

Andrea Hirata mempersembahkan lagu “PSSI Aku Datang”, “Sebelas Patriot”, dan “Sorak Indonesia” untuk rakyat Indonesia. Lagu-lagu itu adalah lagu rakyat yang didesain untuk dinyanyikan bersama-sama, lagu tentang semangat, lagu untuk para suporter, demi meletupkan gelora cinta pada Indonesia, demi mendukung PSSI dan tim olahraga Indonesia saat berjuang.

Dengan novel ini Andrea Hirata mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk membangkitkan semangat patriotisme yang ada dalam diri mereka. Namun tak seperti novel-novel sebelumnya yang rata-rata pembaca memberikan bintang 4, namun kali ini kebanyakan pembaca memberikan bintang 3 untuk novel yang cukup tipis dibanding novel-novel Andrea Hirata sebelumnya.

Andrea Hirata mengajak seluruh rakyat Indonesia pencinta PSSI untuk menyebut diri mereka sebagai Patriot PSSI.

Cinta PSSI, Cinta Indonesia, salam Patriot PSSI.

0 komentar:

Poskan Komentar